BERITA BARU
Pemerintahan/block-5
BERITA PILIHAN
Pemerintahan/block-3
NEW UPDATE
Pemerintahan/block-3
Dalam rangka memperingati Hari Gerakan Satu Juta Pohon dan Hari Lingkungan Hidup Nasional Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Banten bersama Gerakan 'Banten Teduh, Tangerang Sejuk' Tanam 5.000 Pohon di wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa Pemprov Banten mendukung penuh inisiatif para penggiat lingkungan yang mendorong gerakan penanaman pohon dan pelestarian alam sebagai bentuk nyata mitigasi bencana.
“Alhamdulilah Pemprov Banten bersama Gerakan Banten Teduh, Tangerang Sejuk yang diinisiasi rekan-rekan penggiat lingkungan hidup, kita tanam 5.000 pohon, diantaranya pohon Ketapang Kencana dan Mahoni di bantaran Sungai Cisadane, Anak Sungai Cisadane hingga Saluran irigasi sebagai bentuk nyata pelestarian alam dan mitigasi bencana,” ujar Andra Soni, Minggu, (11/01/2026).
Melalui aksi penanaman pohon tersebut, Andra berharap dapat menciptakan lingkungan lebih hijau, sejuk, dan sehat, mengurangi jejak karbon, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
“Gerakan Banten Teduh, Tangerang Sejuk merupakan implementasi dari Pogram Bang Kali Andra (Program Pembangunan Gerakan Kelola Lingkungan Daerah Sejahtera). Semoga kesadaran kolektif ini menjadi langkah awal untuk kita bersama menjaga dan merawat lingkungan, dan Insya Allah dapat berkelanjutan,” tandasnya.
Inisiator Gerakan 'Banten Teduh, Tangerang Sejuk', Ade Yunus optimistis dengan sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, cita-cita mewujudkan Banten yang teduh dan Tangerang yang sejuk dapat benar-benar terwujud.
"Dukungan Pemprov Banten sangat berarti, sebagai langkah awal ikhtiar bersama untuk masa depan Banten hijau, sejuk, dan sehat,” pungkasnya.
(Adv).
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan peran strategis guru madrasah dalam pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Banten. Tidak sekadar mentransfer ilmu pengetahuan, guru madrasah dinilai memegang kunci utama dalam penanaman akhlak terpuji, sehingga generasi muda Banten tumbuh menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa.
Hal tersebut disampaikan Wagub Dimyati saat menghadiri Pelantikan dan Seminar Anggota Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Lebak yang diselenggarakan di Universitas La Tansa Mashiro, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu (11/1/2026).
"Peran guru madrasah ini sangat penting. Saya sendiri merupakan jebolan madrasah. Anak-anak kita di Banten harus dibekali pendidikan agama yang kuat," ungkap Wagub Dimyati.
Wagub mengapresiasi pemilihan lokasi acara di lingkungan pendidikan berbasis pesantren. Menurutnya, hal ini selaras dengan visi untuk memperkuat penguasaan Al-Qur’an dan pendidikan agama. Bekal agama tersebut diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Aspirasi Peningkatan Kesejahteraan dan Kompetensi
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PGMI, Yaya Robandi, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Wagub Dimyati yang dinilai konsisten membersamai kegiatan para guru madrasah. Yaya menginstruksikan PGMI Provinsi Banten untuk mengusulkan Wakil Gubernur Banten dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten sebagai penerima PGMI Award Tahun 2026.
Lebih lanjut, Yaya menyampaikan harapannya agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dapat mengalokasikan anggaran khusus guna peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru madrasah.
"Kami berharap Pemprov dapat membiayai program peningkatan kualitas, seperti seminar, bimbingan teknis, serta pengembangan kurikulum, khususnya di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten pada umumnya," ujar Yaya.
PGMI juga menyoroti pentingnya dukungan beasiswa pendidikan lanjutan bagi guru madrasah, mulai dari jenjang Diploma (D3) ke Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktoral (S3). Selain itu, aspek kesejahteraan melalui bantuan honorarium dari Pemprov Banten turut menjadi aspirasi utama yang disampaikan.
Sebagai bentuk dukungan konkret, pada akhir acara Wagub Dimyati menyerahkan bantuan secara simbolis dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebesar Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah). Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung program kesejahteraan dan pengembangan anggota PGMI di Kabupaten Lebak.
(Adv).
| Polda Banten Menerima Hibah Kendaraan Operasional Pamapta Dari PT Lippo Karawaci Tbk. |
Serang – Polda Banten menerima hibah kendaraan operasional Pamapta dari PT Lippo Karawaci Tbk dalam kegiatan yang digelar di Ruang Maung Lounge Polda Banten, Jumat (09/01).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Wirawan, Pejabat Utama Polda Banten, Direktur Utama PT Lippo Karawaci Tbk Marlo Budiman serta para Kapolresta dan Kapolres jajaran Polda Banten.
Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menyampaikan bahwa penyerahan hibah kendaraan operasional Pamapta merupakan bagian dari penguatan sinergi dan kemitraan strategis dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Banten. “Kegiatan penyerahan hibah kendaraan operasional Pamapta ini menjadi bagian dari penguatan sinergi dan kemitraan strategis dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Banten,” ujar Kapolda Banten.
Lebih lanjut, Kapolda Banten menjelaskan bahwa dinamika tantangan tugas Polri saat ini semakin kompleks seiring dengan tingginya harapan masyarakat terhadap terselenggaranya pelayanan kepolisian yang prima, cepat, profesional, humanis, dan berkeadilan. Dalam konteks tersebut, Pamapta memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan kepolisian terpadu kepada masyarakat.
“Pamapta menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan cepat dan tepat kepada masyarakat, mulai dari penerimaan laporan, penanganan awal di tempat kejadian perkara, pelaksanaan patroli, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga peran aktif sebagai problem solver di tengah kehidupan sosial,” jelasnya.
Selain itu, Irjen Pol. Hengki juga menegaskan bahwa Polda Banten terus mengimplementasikan Program Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian (PECAK) sebagai wujud kehadiran Polri yang responsif di tengah masyarakat. “Melalui Program PECAK, Polri hadir secara cepat, tepat, dan terukur pada titik-titik rawan serta ruang publik strategis guna memastikan rasa aman, memberikan perlindungan awal, serta melakukan langkah-langkah preventif sebelum terjadinya gangguan kamtibmas,” tegas Kapolda.
Menurut Kapolda Banten, dukungan sarana dan prasarana kepolisian menjadi faktor penting dalam menunjang profesionalisme personel, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal. “Sinergi, kepedulian, dan partisipasi seluruh stakeholder menjadi kunci dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri, sehingga kehadiran polisi di tengah masyarakat semakin dirasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Diakhir keterangannya, Kapolda Banten menegaskan bahwa kendaraan operasional Pamapta yang diterima akan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan operasional Pamapta jajaran Polres di wilayah hukum Polda Banten. “Hibah kendaraan operasional ini akan dimanfaatkan untuk mendukung tugas Pamapta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memperkuat pelayanan kepolisian yang responsif, profesional, dan humanis,” tutup Kapolda Banten (Bidhumas).
(Red).
Gubernur Banten Andra Soni bersama Ibu Tinawati Andra Soni menerima penghargaan bergengsi dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan komitmen tinggi keduanya dalam memajukan serta mengembangkan dunia pendidikan di Provinsi Banten.
Dalam penganugerahan tersebut, Gubernur Andra Soni menerima penghargaan Anugerah Dwi Praja, sementara Tinawati dikukuhkan sebagai Ibunda Guru Provinsi Banten. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, pada pembukaan Konferensi Kerja (Konker) I PGRI Provinsi Banten Masa Bakti XXIII Tahun 2024–2029 di Hotel Yasmine, Kota Tangerang, Kamis (8/1/2026).
Gubernur Andra Soni menyampaikan, penghargaan ini bukan merupakan tujuan akhir, melainkan sebuah motivasi untuk terus memperluas akses pendidikan yang berkeadilan. Ia menegaskan bahwa komitmen memajukan pendidikan adalah tanggung jawab bersama, salah satunya diwujudkan melalui program Sekolah Gratis yang kini telah merambah hingga ke sekolah swasta.
“Banten ini akan maju manakala seluruh anak-anaknya mempunyai pendidikan yang tinggi. Penghargaan ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Banten,” ungkap Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur menyebut PGRI sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia berharap melalui Konferensi Kerja ini, PGRI dapat memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah daerah terkait program peningkatan kualitas pendidikan.
“PGRI merupakan mitra strategis kami dalam rangka melaksanakan kewajiban pemerintah menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi menjelaskan bahwa Anugerah Dwi Praja merupakan penghargaan selektif yang tidak diberikan kepada sembarang kepala daerah. Menurutnya, dari seluruh gubernur di Indonesia, hanya sedikit yang menerima anugerah ini karena indikator penilaian yang ketat dan kompleks.
“Penghargaan tersebut hanya diberikan kepada kepala daerah yang memiliki komitmen dan keberpihakan tinggi terhadap dunia pendidikan. Saya berharap pendidikan di Provinsi Banten semakin meningkat dengan terobosan program-programnya,” ujar Unifah.
Hal senada disampaikan Ketua PGRI Provinsi Banten, Jamaluddin. Ia menilai keberpihakan Gubernur Banten terhadap peningkatan kualitas pendidikan sangat besar dan tidak terbatasi oleh sekat kewenangan, selama hal tersebut demi kepentingan masyarakat Banten.
“Program sekolah swasta gratis akan terus diperluas, sehingga tidak ada lagi anak-anak Banten yang putus sekolah,” pungkasnya.
(Red).
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Polda Banten.
Serang – Polda Banten melaksanakan upacara serah terima jabatan Irwasda Polda Banten, Karo SDM Polda Banten, Kabidhumas Polda Banten, Kabid TIK Polda Banten, Kabidkeu Polda Banten, Dirintelkam Polda Banten, Dirlantas Polda Banten, Dirpamobvit Polda Banten, Dansat Brimob Polda Banten, Ka SPN Polda Banten, Dirtahti Polda Banten, serta Kapolres Serang Polda Banten, kegiatan ini bertempat di Lapangan Apel Polda Banten pada Kamis (08/01).
Kegiatan ini dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, dan dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Dr. Hendra Wirawan, serta Pejabat Utama Polda Banten.
Adapun Perwira Tinggi dan Perwira Menegah Polda Banten yang mutasi keluar dalam Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/2781/XII/KEP./2025, ST/2781 A/XII/KEP./2025, ST/2781 B/XII/KEP./2025, ST/2781 C/XII/KEP./2025, dan ST/2781 D/XII/KEP./2025, yang dikeluarkan pada 15 Desember 2025.
Beberapa pejabat yang mutasi jabatan :
1. Irwasda Polda Banten Brigjen Pol Hendra Kurniawan. S.I.K., M.M., M.H. Mendapat jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk Sespim Lemdiklat Polri digantikan Kombes Pol Iwan Sonjaya. S.I.K. Yang sebelumnya menjabat Irbidjemen SDM Itwil IV Itwasum Polri mendapat jabatan baru sebagai Irwasda Polda Banten.
2. Karo SDM Polda Banten Kombes Pol M. Darwis Debby Hermawan. S.I.K. M.Si. Mendapat jabatan baru sebagai Irbidjemen SDM Itwil IV Itwasum Polri digantikan Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K. M.H. Yang sebelumnya menjabat Kapolresta Banyumas Polda Jateng diangkat dalam jabatan baru sebagai Karo SDM Polda Banten.
3. Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto, S.I.K., M.Si. Mendapat jabatan baru sebagai Pamen Bareskrim Polri, digantikan Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, S.I.K., M.H. Yang sebelumnya menjabat Kasipatwalair Subdit Patroli Air Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabidhumas Polda Banten.
4. Kabid TIK Polda Banten Kombes Pol Dedi Ardiyanto. S.I.K. Mendapat jabatan baru sebagai Auditor Kepolisian Madya TK. III Itwasda Polda Jatim digantikan Kombes Pol Ida Ketut Gahananta Krisna Rendra. S.I.K.,M.Si. Yang sebelumnya menjabat Wakayanma Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabid TIK Polda Banten.
5. Kabidkeu Polda Kep. Babel Kombes Pol Seffy Oktavia Brahma AR., S.E., M.М. diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabidkeu Polda Banten.
6. Dirintelkam Polda Banten Kombes Pol O Hesmu Baroto, S.I.K., M.M. Mendapat jabatan baru sebagai Agen Intelijen Kepolisian Madya TK. II Baintelkam Polri, digantikan Kombes Pol Atot Irawan, S.I.K., M.M. Yang sebelumnya menjabat Dirlantas Polda Sulteng diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirintelkam Polda Banten.
7. Dirlantas Polda Banten Kombes Pol POL Dr. Leganek Mawardi, S.H., S.I.K., M.Si. Mendapat jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Regident Korlantas Polri (Dlm Rangka Dikbangti TA 2026), digantikan Kombes Pol Arief Kurniawan, S.I.K. yang sebelumnya menjabat Kasubbagmutjabpamentl Bagmutjab Robinkar SSDM POLRI diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirlantas Polda Banten.
8. Dirpamobvit Polda Banten Kombes Pol Wahyudi, S.I.K., M.H. diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirreskrimsus Polda Aceh, digantikan Kombes Pol Resza Ramadianshah, S.I.K., M.H. Yang sebelumnya menjabat Dirressiber Polda Jabar diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirpamobvit Polda Banten.
9. Dansatbrimob Polda Banten Kombes Pol Imam Suhadi, S.I K. diangkat dalam jabatan baru sebagai Dansatbantek Pasgegana Korbrimob Polri, digantikan Kombes Pol Edi Suranta Sinulingga, S.I.K. Yang sebelumnya menjabat Dansatbrimob Polda DIY diangkat dalam jabatan baru sebagai Dansatbrimob Polda Banten.
10. Ka SPN Polda Banten Kombes Pol Alfaris Pattiwael, S.I.K., M.H. Dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Jemen Ops Itwasum Polri (Dalam Rangka Dikbangti T.A 2026), digantikan Kombes Pol Andri Syahril, S.I.K. Yang sebelumnya menjabat Auditor Kepolisian Madya TK. III Itwasda Polda Banten diangkat dalam jabatan baru sebagai Ka SPN Polda Banten.
11. Kasubdit VIP Ditpamobvit Polda Banten AKBP Eko Widodo, S.E., M.H. diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirtahti Polda Banten.
12. Kapolres Serang Polda Banten AKBP Candra Sasongko, S.H. S.I K., M.Si. Mendapat jabatan baru sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Jabar, digantikan AKBP Andri Kurniawan S.I.K. M.H. Yang sebelumnya menjabat Kapolres Pangandaran Polda Jabar diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Serang Polda Banten.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pejabat lama yang mendapat promosi jabatan. "Selamat kepada PJU Polda Banten yang mendapat promosi jabatan. Atas pelaksanaan tugas, dedikasi, dan loyalitas selama pengabdian di Polda Banten, beberapa agenda besar kegiatan dapat berjalan dengan baik dan relatif aman. Selamat melaksanakan tugas di tempat yang baru, kami mendoakan semoga sukses yang telah diraih dapat terus menghiasi lembaran karier pengabdian saudara," kata Kapolda Banten.
Lanjut Kapolda Banten mengucapkan selamat kepada Pejabat baru atas kepercayaan yang diberikan pimpinan Polri untuk mengemban tugas di Polda Banten, segera menyesuaikan diri dan harus segera merumuskan ide dalam menghadapi tantangan tugas saat ini. "Selamat kepada pejabat baru atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan Polri untuk mengemban tugas di Polda Banten. Segera menyesuaikan diri dan rumuskan ide-ide dalam menghadapi tantangan tugas yang ada saat ini," ujar Kapolda Banten.
Terakhir Kapolda Polda Banten menambahkan bahwa mutasi di lingkungan Polri adalah hal yang rutin dan biasa terjadi. "Hal ini merupakan bentuk tour of duty dan tour of area, hal yang biasa ini untuk penyegaran di tubuh Polri. Harapan kita bersama, semoga tugas dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, saya juga berharap pejabat baru segera menyesuaikan diri dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tutup Kabidhumas Polda Banten (Bidhumas).
(Adv).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meraih kualifikasi “Sangat Baik” dalam Hasil Pengukuran Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Tahun 2025. Capaian tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 737/K.1/HKM.02.2/2025 tertanggal 20 November 2025.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, kualitas perumusan kebijakan di lingkungan Pemprov Banten oleh LNA dinilai telah memenuhi standar nasional. Proses penyusunan kebijakan dinilai berlangsung secara terencana, sistematis, dan berorientasi pada hasil dan sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
IKK sendiri merupakan instrumen strategis yang dikembangkan untuk mendorong peningkatan mutu kebijakan publik di instansi pemerintah pusat dan daerah. Melalui pengukuran ini, kualitas kebijakan dinilai mulai dari tahapan perencanaan, perumusan, hingga keselarasan dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan nasional.
Dalam keputusan Kepala LAN, Pemprov Banten juga tercatat sebagai salah satu pemerintah provinsi yang memperoleh kualifikasi Sangat Baik. Capaian berdasarkan LAN telah mencerminkan komitmen Pemprov Banten dalam memperkuat tata kelola pemerintahan melalui kebijakan yang berbasis analisis, data, serta kebutuhan masyarakat.
Hasil pengukuran IKK juga menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dalam proses perumusan kebijakan. Bagi Pemprov Banten, capaian ini diharapkan dapat memperkuat kualitas kebijakan daerah, meningkatkan efektivitas program pembangunan, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pemprov Banten berkomitmen untuk menjaga dan terus meningkatkan kualitas perumusan kebijakan. Upaya tersebut merupakan bagian dari langkah mewujudkan pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.
(Adv).
| Peluncuran Implementasi Manajemen ASN Di Lingkungan Pemerintah Kota Serang, Bersama BKN RI, Berlangsung Di Hotel Aston Serang, Pada Senin, (05/01/2026). |
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan instrumen kunci dalam memperkuat meritokrasi birokrasi di Provinsi Banten. Melalui sistem ini, pengelolaan karier ASN diarahkan untuk lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja.
Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri peluncuran Implementasi Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, di Hotel Aston Serang, Senin (5/1/2026).
Gubernur menjelaskan, penerapan manajemen talenta ASN merupakan amanat Undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Regulasi ini menempatkan sistem merit sebagai fondasi pengelolaan karier ASN secara objektif, transparan, dan profesional.
"Dengan manajemen talenta, kita mendorong budaya berlomba-lomba untuk berprestasi dan mengeksekusi program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Andra Soni.
Menurut Gubernur, pengisian jabatan di masa depan tidak lagi dapat bertumpu pada senioritas atau masa kerja semata. Penilaian harus berbasis pada kinerja, rekam jejak, kompetensi, serta prestasi ASN yang terukur. Ia juga menekankan bahwa tugas utama ASN adalah melayani masyarakat dengan responsif.
“Tugas utama kita adalah melayani. Jangan menunggu besok untuk apa yang bisa kita kerjakan hari ini,” tegasnya.
Lebih lanjut, Andra Soni menilai penerapan manajemen talenta adalah langkah serius pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. ASN yang berkinerja baik harus diberikan ruang untuk berkembang, sementara evaluasi objektif dan berkelanjutan diberlakukan bagi mereka yang belum optimal.
Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Banten dan pemerintah kabupaten/kota, khususnya Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi. Konsistensi penerapan manajemen talenta di seluruh daerah menjadi syarat mutlak agar pengelolaan ASN benar-benar berbasis kinerja.
“Manajemen talenta ini bukan hanya soal sistem, tetapi soal komitmen bersama,” tambahnya.
Senada dengan Gubernur, Wali Kota Serang Budi Rustandi menyatakan bahwa Pemkot Serang mulai mengimplementasikan manajemen talenta sebagai langkah awal membangun birokrasi yang transparan. Kebijakan ini dinilai sejalan dengan arah Pemprov Banten dan kebijakan nasional.
“Pengisian jabatan kami dorong agar dilakukan secara objektif dan akuntabel. Sistem ini juga lebih efisien dan mempercepat proses, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Budi Rustandi.
Sementara itu, Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi langkah Pemprov Banten dan Pemkot Serang. Ia menegaskan, sistem ini dirancang untuk memastikan jabatan diisi oleh ASN dengan kinerja terbaik yang mampu mengeksekusi visi misi kepala daerah tanpa intervensi politik.
“Manajemen talenta memastikan pejabat dipilih berdasarkan kinerja terbaik. Sistem ini lebih cepat, efisien, dan transparan karena diawasi langsung melalui ASN Digital dan SI-MATA,” jelas Zudan.
Dari aspek teknis, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BKPSDM Kota Serang Dr. Murni, menjelaskan bahwa Pemkot Serang telah memperoleh persetujuan teknis penerapan manajemen talenta dari BKN. Selain itu, pihaknya juga memanfaatkan fasilitasi pemrofilan (profiling) ASN melalui Computer Assisted Competency Test (CACT) dengan kuota sebanyak 1.152 ASN.
“Manajemen talenta ini kami siapkan sebagai sistem yang objektif dan berkelanjutan, agar pengembangan karier ASN benar-benar berbasis kompetensi dan kinerja,” pungkas Murni.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi, Asisten Daerah III Provinsi Banten Deni Hermawan, Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman, Sekretaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin, serta jajaran pejabat terkait.
(Adv).
COPYRIGHT © jawarabanten.net