BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Slider

Pemerintahan

Second Slider

Pemerintahan

BERITA BARU

Pemerintahan/block-5

BERITA PILIHAN

Pemerintahan/block-3

NEW UPDATE

Pemerintahan/block-3

Latest Articles

Tak Perlu Ribet! Bayar Pajak Daerah Kota Serang Bisa Lewat Mobile Banking hingga E-Commerce

Kepala Bapenda Kota Serang Wahyu Nurjamil. 

SERANG - Membayar pajak daerah kini semakin mudah. Masyarakat Kota Serang tidak harus selalu datang ke kantor pelayanan untuk menunaikan kewajiban perpajakannya.

Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Serang telah menyediakan beragam kanal pembayaran, mulai dari perbankan digital, dompet elektronik, marketplace hingga gerai ritel modern.

Kemudahan tersebut semakin menarik dengan hadirnya program Bebas Denda Pajak Daerah berupa penghapusan sanksi administrasi yang berlaku hingga 30 November 2026.

Kepala BAPENDA Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan perluasan kanal pembayaran merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kami ingin masyarakat semakin mudah membayar pajak. Sekarang pembayaran bisa dilakukan melalui berbagai kanal yang sudah tersedia, sehingga masyarakat dapat memilih metode pembayaran yang paling nyaman," ujarnya, Senin (2/11/2026). 

Adapun kanal pembayaran yang tersedia antara lain bank bjb, Bank Banten, BCA Mobile, Livin' by Mandiri, Tokopedia, Bukalapak, QRIS, Indomaret, Alfamart, LinkAja, OVO, DANA, dan Pos Indonesia.

Menurut Wahyu, kemudahan akses pembayaran menjadi salah satu faktor penting dalam membangun budaya tertib pajak.

Terlebih, saat ini masyarakat semakin terbiasa melakukan berbagai transaksi secara digital.

"Kami terus mendorong transformasi pelayanan perpajakan agar lebih praktis dan mudah dijangkau. Dengan adanya pilihan pembayaran ini, masyarakat memiliki banyak alternatif untuk memenuhi kewajibannya," jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan program penghapusan sanksi administrasi pajak daerah yang berlangsung 15 Oktober sampai 30 November 2026.

Wahyu berharap, kemudahan pembayaran yang dihadirkan BAPENDA dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan daerah.

"Bayar pajak sekarang semakin mudah. Mari manfaatkan fasilitas yang tersedia dan bersama-sama berkontribusi untuk pembangunan Kota Serang," pungkasnya. (ADV) 

Kecamatan Walantaka Komitmen Berikan Pelayanan Maksimal, Cepat, dan Transparan bagi Warga

Camat Walantaka, Muslim Sholeh. 

​SERANG — Pemerintah Kecamatan Walantaka, Kota Serang, terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, cepat, dan transparan bagi masyarakat. 

Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata untuk mendekatkan birokrasi kepada warga serta memastikan setiap urusan administrasi kependudukan maupun perizinan dapat diselesaikan dengan mudah dan tepat waktu.

​Camat Walantaka, Muslim Sholeh, menegaskan bahwa aparatur di wilayahnya dituntut untuk selalu mengedepankan prinsip keramahtamahan, profesionalisme, dan integritas dalam melayani masyarakat sesuai arahan Walikota Serang Budi Rustandi dan Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia.

Menurutnya, kecamatan adalah garda terdepan pemerintah daerah yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi kehidupan warga sehari-hari.

​"Intruksi bapak Walikota Serang Budi Rustandi dan pak wakil, pelayanan maksimal bukan sekadar slogan, tetapi sebuah kewajiban moral bagi kami di Kecamatan Walantaka. Kami ingin memastikan setiap warga yang datang mengurus dokumen kependudukan, perizinan, atau keperluan administratif lainnya dilayani dengan cepat, transparan, dan tanpa hambatan," ujar Muslim Sholeh.

​Sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan, pihak kecamatan terus melakukan pembenahan Standar Operasional Prosedur (SOP) agar alur birokrasi terasa lebih ringkas. 
Selain itu, para pegawai di lingkungan kantor camat secara berkala diingatkan untuk menjaga disiplin kerja serta memberikan senyum dan sapaan ramah kepada setiap pemohon.

​Muslim Sholeh juga mendorong pemanfaatan teknologi dan digitalisasi layanan guna memangkas birokrasi yang berbelit-belit. Dengan demikian, warga dapat merasakan efisiensi waktu tanpa harus menunggu terlalu lama.

​Tidak hanya berfokus pada internal pegawai, pihak Kecamatan Walantaka juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan masukan, kritik, maupun saran yang membangun. 

Kotak pengaduan serta kanal komunikasi digital disediakan agar warga dapat berpartisipasi aktif dalam mengawasi jalannya pelayanan publik.

​"Kami menyadari bahwa pelayanan yang baik lahir dari komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, kritik dan saran dari warga sangat kami nantikan demi perbaikan pelayanan ke depan," tambahnya.

​Melalui komitmen yang kuat dan kepemimpinan yang responsif dari Camat Muslim Sholeh, warga Kecamatan Walantaka diharapkan dapat menikmati kemudahan akses layanan pemerintahan yang semakin inklusif, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (ADV)

Ikuti BLUD Award Kemendagri, RSUD Kota Serang Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan

 

SERANG – RSUD Kota Serang turut ambil bagian dalam BLUD Award Bidang Kesehatan yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah. Keikutsertaan ini menjadi salah satu upaya rumah sakit dalam memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Direktur RSUD Kota Serang, dr. H. A. Humariadi, mengatakan partisipasi dalam BLUD Award menjadi kesempatan bagi rumah sakit untuk menunjukkan berbagai upaya pembenahan yang telah dilakukan, baik dalam pengelolaan keuangan maupun pengembangan pelayanan.

Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), tetapi juga menjadi sarana evaluasi untuk mendorong pengelolaan rumah sakit yang semakin profesional.

“Keikutsertaan RSUD Kota Serang dalam BLUD Award menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat tata kelola rumah sakit. Kami ingin memastikan pengelolaan kelembagaan dan keuangan berjalan semakin baik sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Humariadi.

Ia menjelaskan, penerapan pola pengelolaan keuangan BLUD memberikan fleksibilitas bagi rumah sakit dalam mengelola sumber daya sesuai ketentuan yang berlaku. Fleksibilitas tersebut diharapkan dapat mendukung efektivitas dan efisiensi operasional, tanpa mengabaikan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Humariadi menegaskan, pembenahan tata kelola harus berjalan seiring dengan peningkatan mutu pelayanan. Sebab, keberhasilan pengelolaan rumah sakit pada akhirnya harus memberikan manfaat nyata bagi pasien dan masyarakat.

Dorong Pengelolaan Rumah Sakit Lebih Profesional

Keikutsertaan dalam BLUD Award juga menjadi kesempatan bagi RSUD Kota Serang untuk memperlihatkan inovasi, capaian, serta pengembangan layanan yang telah dilakukan.

Humariadi menyampaikan, pihaknya terus mendorong seluruh jajaran rumah sakit agar membangun budaya kerja yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

“Pengelolaan BLUD yang baik harus berdampak pada pelayanan. Karena itu, kami terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembenahan sistem pengelolaan, serta pengembangan layanan agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin baik,” katanya.

Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Serang Haji Budi Rustandi agar RSUD Kota Serang terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.

Menurutnya, rumah sakit daerah harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas, pengelolaan yang transparan, serta penggunaan sumber daya secara efektif dan bertanggung jawab.

Melalui partisipasi dalam BLUD Award, RSUD Kota Serang berharap dapat memperoleh masukan dan evaluasi untuk memperkuat pengelolaan rumah sakit ke depan.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan melakukan perbaikan. Targetnya bukan semata-mata memperoleh apresiasi, tetapi bagaimana tata kelola rumah sakit semakin baik dan masyarakat benar-benar merasakan peningkatan pelayanan,” tuturnya.

RSUD Kota Serang berkomitmen melanjutkan pembenahan secara berkelanjutan agar dapat tumbuh menjadi rumah sakit daerah yang profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kota Serang. (ADV)

Jaga Banten Tetap Kondusif, Kapolda Hendra Kurniawan Rangkul Tokoh Muhammadiyah

ererat Silaturahmi dengan Tokoh Muhammadiyah, Kapolda Banten Kunjungi Ketua PW Muhammadiyah Provinsi Banten.

  SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Banten, Dr. H. M. Syamsuddin, M.Pd., pada Rabu (04/11/2026).

 Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan organisasi keagamaan serta tokoh masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Banten didampingi Dirintelkam Polda Banten Kombes Pol Wirasto Adi Nugroho, Kabidkeu Polda Banten Kombes Pol Seffy Oktavia Brahma, serta Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan para tokoh agama sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus menjalin komunikasi dan memperkuat sinergi dengan para ulama serta tokoh agama. Kami berharap hubungan baik ini dapat terus terpelihara sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di tengah masyarakat,” ujar Kapolda Banten.

Sementara itu, Dr. H. M. Syamsuddin, M.Pd. menyambut baik kunjungan Kapolda Banten beserta jajaran. Menurutnya, silaturahmi antara kepolisian dan organisasi keagamaan merupakan langkah positif dalam mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang harmonis demi terciptanya masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.

“Kami menyambut baik kunjungan silaturahmi Kapolda Banten beserta jajaran. Hubungan yang baik antara kepolisian dan organisasi keagamaan perlu terus dijaga karena keduanya memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang aman, damai, dan harmonis. Kami berharap komunikasi dan sinergi seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkap Dr. H. M. Syamsuddin, M.Pd.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Kapolda Banten berharap sinergi antara Polri, organisasi keagamaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Provinsi Banten.

Polda Banten berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dan kemitraan dengan tokoh agama, organisasi keagamaan, serta seluruh elemen masyarakat sebagai upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif (Bidhumas).(Red)

Banten Genjot Ketahanan Pangan, Andra Soni Ungkap Capaian Pembangunan Irigasi

Buka Nusantara Livestock dan Poultry Expo, Gubernur Andra Soni Paparkan Upaya Perkuat Ketahanan Pangan.

 

Buka Nusantara Livestock dan Poultry Expo, Gubernur Andra Soni Paparkan Upaya Perkuat Ketahanan Pangan.Gubernur Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk membangun ketahanan pangan.  Menurutnya, ketahanan pangan adalah memastikan rakyat memperoleh pangan yang cukup, bergizi, terjangkau dan berkelanjutan. 

"Ketahanan pangan adalah kedaulatan ekonomi, keberlangsungan hidup petani dan peternak, serta kemampuan bangsa mengelola sumber daya dan teknologinya sendiri," kata Andra Soni dalam sambutannya pada Nusantara Livestock dan Poultry Expo 2026 di ICE BSD City Kabupaten Tangerang, Rabu (4/11/2026). 

Andra Soni menjelaskan, untuk mencapai ketahanan pangan, Pemprov Banten terus meningkatkan sarana dan prasarana pertanian.  Pada tahun 2025, Pemprov Banten berhasil membangun tujuh daeah irigasi sepanjang 6,90 kilometer.

"Irigasi ini mampu mengairi 881,28 hektare. Sedangkan anggaran yang gelontorkan sebesar Rp48,91 miliar," kata Andra Soni. 

Untuk upaya membangun ketahanan pangan, Pemprov Banten mendapat bantuan pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025. Bantuan tersebut mampu membangun 12 daerah irigasi sepanjang 81,80 kilometer yang mampu melayani sekitat 9.259 hektare. 

"Hasilnya, alhamdulillah, indeks layanan irigasi Banten meningkat dari 52,5 persen menjadi 62,45 persen," tutur Andra Soni. 

Selain itu, untuk membangun ketahanan pangan dilakukan dengan membangun konektivitas dari sawah ke pasar. Melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra merupakan infrastruktur ekonomi yang menekan biaya angkut, mempercepat distribusi, mengurangi kehilangan hasil dan meningkatkan posisi tawar petani. 

"Pada tahun 2025, Pemprov Banten berhasil membangun 62 ruas jalan dan satu jembatan sepanjang 71 kilometer dan pada tahun 2026 dilanjutkan dengan membangun 33 ruas jalan desa sepanjang 46,71 kilometer," papar Andra Soni. 

Dalam kesemapatan tersebut, Andra Soni menyambut Nusantara Livestock dan Poultry Expo 2026. Ia berharap kegiatan tersebut, dapat melahirkan kerja sama yang konkret, investasi baru, alih teknologi dan kemitraan.  

"Semoga kegiatan ini bermanfaat besar bagi petani," ujar Andra Soni. 

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sudaryono mengatakan, pertanian harus diarahkan menjadi industri modern yang mampu menghasilkan produk secara efisien, berkelanjutan, dan memiliki daya saing. 

"Untuk itu, pengembangan pertanian dan peternakan tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola produksi konvensional," kata Sudaryono dalam sambutannya.

Sudaryono yang juga menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) optimis, pasar pertanian Indonesia akan mengalami perkembangan positif. Sudaryono menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan industri pertanian dalam negeri.  

"Permintaan hasil pertanian akan meningkat setelah ada program MBG," tutur Sudaryono. 

Sebagai informasi Nusantara Livestock.& Poultry Expo 2026 akan berlangsung pada 4 sampai dengan 7 November 2026. Pembukaan acara dilaksanakan dengan melakukan gunting pita oleh  Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono, Gubernur Banten yang juga Ketua DPD HKTI Banten Andra Soni, Direktur PT Debindo Global Expo, Rafidi Iqra Muhammad, dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah.(Red)

Wujud Kepedulian Pimpinan, Kapolda Banten Jenguk Briptu Wahyu di Lebak

Kapolda Banten Tunjukkan Kepedulian, Jenguk Anggota Sat PJR di Lebak.

 LEBAK – Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada anggota, Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H. mengunjungi kediaman Briptu Wahyu, anggota Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Polda Banten yang terkena Laka Lantas Tabrak Lari di ruas Toll Rangkasbitung-Panimbang. Kegiatan tersebut bertempat di Kampung Ciuyah, RT/RW 001/006, Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, pada Rabu (04/11).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten didampingi PJU Polda Banten, Kapolres Lebak AKBP Arninsi, Kasat PJR Polda Banten AKBP Syamsul Bahri, A.Md.

Pada kunjungan tersebut, Kapolda Banten menyampaikan doa dan harapan agar Briptu Wahyu segera diberikan kesembuhan, pulih seperti sediakala, serta dapat kembali menjalankan aktivitas dan tugas kedinasan.

Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan menyampaikan bahwa kesehatan merupakan hal utama yang harus diperhatikan oleh setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas. Personel diingatkan agar senantiasa menjaga kondisi fisik maupun mental, memperhatikan waktu istirahat, serta tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh sedang lelah atau kurang sehat.

“Jangan terlalu memaksakan diri dalam bekerja. Setiap anggota harus memahami kemampuan dan kondisi fisiknya masing-masing. Kesehatan harus menjadi perhatian utama agar kita dapat melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Kapolda Banten.

Lebih lanjut, Kapolda Banten juga mengingatkan seluruh personel agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas, meningkatkan kewaspadaan, berhati-hati, serta mematuhi prosedur keselamatan guna menghindari terjadinya kecelakaan dalam bertugas.

Selain kesehatan fisik, Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental, menghindari stres, serta memberikan waktu istirahat yang cukup agar setiap personel tetap prima dan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas.

Melalui kunjungan tersebut, Kapolda Banten berharap dapat memberikan semangat dan motivasi kepada Briptu Wahyu beserta keluarga. Kepedulian dan perhatian pimpinan terhadap anggota diharapkan semakin memperkuat rasa kekeluargaan, solidaritas, serta kebersamaan di lingkungan Polda Banten. (Bidhumas).(Red)

Polda Banten Perketat Pengamanan Laga Dewa United vs Persita di Banten International Stadium

 

Polda Banten Kerahkan 200 Personel Gabungan Amankan Laga Dewa United vs Persita.


SERANG – Polda Banten bersama Polresta Serang Kota mengerahkan sebanyak 200 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League 2026/2027 antara Dewa United Banten FC melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, Selasa (03/11).

Ratusan personel gabungan tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk stadion, area VIP, jalur penonton, pengaturan lalu lintas, hingga tim evakuasi dan kesehatan. Pengamanan melibatkan unsur Polda Banten, Polresta Serang Kota, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya.

Sebelum pelaksanaan pengamanan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kabagops Polresta Serang Kota Kompol Andi Suherman. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pengamanan pertandingan sepak bola bukan merupakan kegiatan rutin, melainkan harus dilaksanakan berdasarkan analisis intelijen, evaluasi pengamanan sebelumnya, serta potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lapangan.

“Seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab sesuai ploting masing-masing. Setiap pergerakan harus berdasarkan komando yang jelas, dengan mengedepankan koordinasi, komunikasi, dan kesatuan tindakan agar situasi tetap terkendali,” tegas Kompol Andi Suherman.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan para perwira pengendali dalam memonitor perkembangan situasi secara langsung. Setiap informasi mengenai potensi gangguan keamanan harus segera ditindaklanjuti melalui koordinasi berjenjang, sehingga personel dapat bergerak cepat dan tepat sesuai tingkat eskalasi di lapangan.

Selain itu, pengamanan pintu masuk stadion diperketat melalui pemeriksaan tiket, barang bawaan, serta screening dan body checking secara berlapis. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya penonton tanpa tiket maupun barang-barang yang dilarang, seperti senjata tajam, benda berbahaya, flare, korek api, dan benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan pertandingan.

Pengaturan penempatan personel juga disesuaikan dengan pola pengamanan yang telah dievaluasi. Personel Brimob dan Samapta disiagakan pada titik-titik strategis untuk memperkuat pengamanan pintu masuk, area luar stadion, serta mengantisipasi kemungkinan peningkatan eskalasi gangguan keamanan.

Pengaturan arus kendaraan dan area parkir turut menjadi perhatian guna memastikan pergerakan penonton tetap tertib dan tidak menghambat akses petugas maupun jalur evakuasi. Sementara itu, akses keluar-masuk pemain, ofisial, dan tamu VIP diatur secara terpisah dari jalur penonton.

Kompol Andi Suherman mengingatkan seluruh personel agar senantiasa disiplin, responsif, dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam menjalankan tugas. Ia juga meminta setiap unsur pengamanan menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan serta menghindari tindakan individual di luar komando.

Melalui pengamanan terpadu tersebut, Polda Banten bersama Polresta Serang Kota berkomitmen memastikan pertandingan Dewa United Banten FC melawan Persita Tangerang berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga para pemain maupun suporter dapat menikmati pertandingan dengan nyaman.(Red)